• Minggu, 4 Desember 2022

Format Strategi Merger dan Akuisisi Perusahaan Farmasi Besar Dunia dan Bioteknologi

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 08:19 WIB
Dr. Raymond Tjandrawinata, Ph.D., M.S, MBA - adalah profesional di bidang farmasi dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di Amerika dan Indonesia. Pernah mendapatkan berbagai penghargaan nasional dan internasional. (ObatNews)
Dr. Raymond Tjandrawinata, Ph.D., M.S, MBA - adalah profesional di bidang farmasi dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di Amerika dan Indonesia. Pernah mendapatkan berbagai penghargaan nasional dan internasional. (ObatNews)

OBAT NEWS- Ketersediaan obat- termasuk yang berbasis bioteknologi, sangat penting di dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Apalagi pada saat terjadi pandemi COVID-19, ketersediaan obat yang dapat dijadikan sebagai rujukan tatalaksana penanganan pasien COVID-19 sangat penting.

Mengingat sedemikian pentingnya ketersediaan produk farmasi baik pada saat terjadi pandemi, ataupun tidak- maka perusahaan-perusahaan farmasi kelas dunia, ternyata telah menyikapinya dengan antara lain menjalankan praktik manajemen modern, agar mampu memenuhi kebutuhan obat-obatan yang terus berkembang seiring dengan munculnya penyakit baru, dengan pola patogen yang berbeda dari sebelumnya.

Dan tentunya, demi untuk mencapai efisiensi dan mampu bersaing sehingga korporasi dapat berjalan dan semakin kompetitif, kendati berbagai pengaruh disrupsi sedang terjadi.

Perusahaan farmasi dan bioteknologi kelas dunia, terus memperkuat eksistensinya- salah satu resepnya dengan format strategi melakukan praktik merger dan akuisisi. Kondisi ini, diprediksi semakin mencuat terutama pada saat pasca pandemi –°OVID-19.

Baca Juga: Pakar Molecular Pharmacologist Internasional Pimpin Pusat Riset OMAI

Di Indonesia, pada bulan lalu (September 2022), Dr. Raymond Tjandrawinata, Ph.D, MS, MBA meluncurkan buku berjudul: “Strategi Merger dan Akuisisi, Pada Perusahaan Farmasi Besar Dunia Bidang Farmasi dan Bioteknologi.”

Buku setebal 164 halaman ini, diterbitkan oleh PT. Global Medisina Indonesia, dengan ISBN: 978-623-93053-4-5, mendapat edorsement dari para tokoh bidang kesehatan dan bioteknologi nasional dan internasional, antara lain: Prof. Bambang Soemantri Brodjonegoro, Ph.D, Menteri Riset dan Teknologi Indonesia (2019-2021), DR. Sampurno, Apt (Kepala Badan POM 1998-2006), Ir. Ferry Soteikno, MBA, Pimpinan Dexa Group, Sandeep Sur, Country Director Hetero Drug Indonesia and Former VP & GM Novoo Nrdisk Indonesia, Nathan Tirtana, President Director of PT Etana Biotechnologies Indonesia.

Di dalam Kata Pengantar, Dr. Raymond Tjandrawinata menyebutkan "Dari buku ini dapat dipelajari konsep-konsep manajemen strategi yang berhubungan dengan merger dan akuisisi pada perusahaan farmasi dan bioteknologi disertai berbagai studi kasus pada perusahaan dunia."

Banyak pelajaran di buku ini- yang ditimba dari pengalaman Dr. Raymond- saat beliau berkarya di South San Francisco, CA, pada salah satu perusahaan terkemuka farmasi, SmithKline Beecham Pharmaceuticals (SB).

Halaman:

Editor: Karyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X