• Minggu, 4 Desember 2022

COVID Terindikasi Merusak DNA Jantung, Bukan Peradangan. Kabar Baiknya, Jumlah Sampel Kecil, Baru Langkah Awal

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 21:23 WIB
Ilustrasi penanganan pasien COVID-19. (The Conversation)
Ilustrasi penanganan pasien COVID-19. (The Conversation)

OBAT NEWS – Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) menyebabkan kerusakan Deoxyribonucleic acid (DNA) pada jantung, memengaruhi tubuh dengan cara yang sama sekali berbeda dari flu, menurut penelitian baru-baru ini yang diterbitkan di Immunology dan dikutip WebMD.

Studi ini melihat hati pasien yang meninggal karena COVID-19, flu, dan penyebab lainnya. Temuan ini dapat memberikan petunjuk tentang mengapa virus corona menyebabkan komplikasi seperti masalah jantung.

Arutha Kulasinghe, salah satu penulis utama studi dan rekan peneliti di University of Queensland di Australia, kepada Brisbane Times, mengemukakan bahwa mereka menemukan banyak kerusakan DNA yang unik pada pasien COVID-19, yang tidak ada pada pasien flu.

Dalam penelitian ini, COVID-19 dan flu terlihat sangat berbeda dalam cara mereka memengaruhi jantung.

Baca Juga: Cakupan Vaksinasi Booster COVID-19 Rendah, Sejumlah Strategi Disiapkan. Pemda Didorong, Jemput Bola Diterapkan

Kerusakan DNA, Bukan Sekadar Peradangan

Kulasinghe dan rekannya menganalisis jantung tujuh pasien COVID-19, dua pasien flu, dan enam pasien yang meninggal karena sebab lain. Mereka menggunakan profil transkriptomik, yang melihat lanskap DNA suatu organ, untuk menyelidiki jaringan jantung dari pasien.

Karena penelitian sebelumnya tentang masalah jantung yang terkait dengan COVID-19, dia dan rekan berharap menemukan peradangan ekstrem di jantung.

Sebaliknya, mereka menemukan bahwa sinyal peradangan telah didapatkan di jantung, dengan penanda kerusakan dan perbaikan DNA jauh lebih tinggi. Mereka masih tidak yakin dengan penyebab yang mendasarinya.

Halaman:

Editor: M. Syahran W. Lubis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X