Pengembangan Pariwisata Melalui Penguatan Layanan Kesehatan Primer. Wellness Tourism Akan Semakin Moncer

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:27 WIB
Wellness tourism di masa datang akan menjadi gaya hidup pelancong. Potensinya besar! (Dok. ui.ac.id)
Wellness tourism di masa datang akan menjadi gaya hidup pelancong. Potensinya besar! (Dok. ui.ac.id)

OBAT NEWS- Program pariwisata di masa datang, semakin perlu melibatkan bidang kesehatan. Potensi pasar wellness tourism diprediksi akan terus meningkat.

Sejumlah negara tetangga, sudah mengemas program pariwisatanya tidak hanya sekedar piknik, tetapi telah meramunya dengan konsep wisata sehat.

Indonesia dengan dukungan local wisdom pengobatan tradisional yang sangat banyak, dapat menjadi pasar yang besar untuk turis manca negara dan lokal.

Penguatan pelayanan kesehatan primer untuk mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu dilakukan, terutama setelah dunia dilanda pandemi Covid-19 pada dua tahun terakhir.

Baca Juga: Menuju Kebangkitan Wisata Kebugaran Indonesia. Kendala Pandemi dan Solusi Komprehensif

Sekretaris Universitas UI, dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D. menjelaskan berdasarkan pengalaman penanganan pandemi Covid-19, banyak negara yang gagal menekan angka kasus positif COVID-19 karena terlalu berfokus pada identifikasi kasus baru dan mengabaikan strategi pencegahan. Oleh karena itu, penting untuk mengimplementasikan strategi tersebut sesuai dengan kondisi terkini.

Dalam menangani pandemi COVID-19, terdapat strategi pencegahan yang disebut strategi lima tingkat pencegahan. Kelima tingkat tersebut adalah promosi kesehatan dengan memopulerkan gaya hidup sehat; perlindungan khusus pencegahan penyakit; diagnosis dini dan penanganan penyakit dengan segera; pembatasan kecacatan; serta rehabilitasi.

Dari kelima tingkat pencegahan tersebut, tiga tingkat pertama adalah fungsi pelayanan kesehatan primer yang merupakan layanan kesehatan dengan tingkat aksesibilitas tinggi bagi masyarakat, baik dari segi jarak maupun biaya.

Berdasarkan hasil Deklarasi Alma Ata tahun 1978, terdapat delapan komponen utama dari pelayanan kesehatan primer: yaitu edukasi kesehatan; suplai makanan dan gizi yang tepat; sanitasi dasar dan suplai air bersih yang memadai; kesehatan ibu dan anak; imunisasi; pencegahan dan kendali penyakit endemik.

Halaman:

Editor: Karyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X