• Minggu, 4 Desember 2022

PTM Bunuh 41 Juta Orang per Tahun. Jelang Piala Dunia Kembali Diingatkan, Olahraga Teratur Cegah dan Obati PTM

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:28 WIB
Ilustrasi seorang lelaki berolahraga. Berolahraga secara teratur membantu mencegah dan mengobati penyakit tidak menular. (Urban Company)
Ilustrasi seorang lelaki berolahraga. Berolahraga secara teratur membantu mencegah dan mengobati penyakit tidak menular. (Urban Company)

OBAT NEWS – Menjelang Piala Dunia Sepak Bola 2022 di Qatar mulai bulan depan, mitra di KTT Inovasi Dunia untuk Kesehatan (WISH) menyelenggarakan Konferensi Olahraga untuk Kesehatan untuk menyoroti bagaimana sepak bola dan olahraga lainnya dapat meningkatkan aktivitas fisik dan mengatasi masalah kesehatan masyarakat global yang serius.

Konferensi Olahraga untuk Kesehatan bertujuan memperkuat upaya global mengurangi penyakit tidak menular (PTM) dan mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan mental yang positif.

PTM dan kondisi kesehatan mental menyebabkan penderitaan yang cukup besar dan merupakan beban utama pada sistem kesehatan dan masyarakat secara global, dengan satu orang di bawah 70 tahun meninggal setiap 2 detik akibat PTM.

Baca Juga: Ingin Hamil, dari Mana Memulainya? Prioritaskanlah Kesehatan, Olahraga, Minum Vitamin Pranatal, Kelola Stres

Olahraga Teratur Mencegah dan Mengobati PTM

Dr. Fiona Bull, Kepala Unit Aktivitas Fisik di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyatakan olahraga dapat memberikan kontribusi besar untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan melibatkan orang-orang dalam aktivitas fisik yang teratur, aman, dan sosial di komunitas lokal mereka.

Hal itu, lanjutnya sebagaimana dilansir laman resmi organisasi tersebut pada Senin (03/10/2022) tengah malam WIB,, merupakan salah satu rekomendasi utama yang digariskan dalam Rencana Aksi Global WHO tentang Aktivitas Fisik.

Konferensi 3 hari itu akan menampilkan pakar olahraga dan kesehatan global, ilmuwan dan pembuat kebijakan dari Sekretariat Persemakmuran, serta unsur dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Bersama-sama, mereka akan mengkaji bagaimana popularitas olahraga dapat dimanfaatkan untuk kesehatan dan meningkatkan partisipasi dalam olahraga serta bagaimana acara olahraga besar dapat meninggalkan warisan yang lebih berkelanjutan yang memperkuat partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik pada masa mendatang.

Halaman:

Editor: M. Syahran W. Lubis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X