• Minggu, 4 Desember 2022

BPOM Tanpa Apoteker

- Kamis, 7 Juli 2022 | 20:18 WIB
Penulis: apt. Chazali H. Situmorang, Pemerhati Kebijakan Publik. (Dok.Pribadi)
Penulis: apt. Chazali H. Situmorang, Pemerhati Kebijakan Publik. (Dok.Pribadi)

OBAT NEWS- Berikut ini artikel berjudul "BPOM Tanpa Apoteker," karya Penulis: apt. Chazali H. Situmorang, Pemerhati Kebijakan Publik:

Sejak saya terpilih sebagai Ketua Dewas PP IAI pada Kongres IAI ke XXI, 27-30 Juni 2022 yang lalu, masuk ke telpon saya dari teman sejawat apoteker yang bekerja di BPOM, bahwa kondisi penerimaan CPNS 2 tahun terakhir ini tidak lagi mengutamakan apoteker maupun S1 Farmasi untuk tenaga Pengawasan Farmasi dan Makanan Ahli Pertama. Bahkan berkembang istilah di BPOM “Zero Apoteker.”

Tentu saya tidak begitu saja menerima informasi itu. Kalau saya akan mengangkat persoalan itu dalam kapasitas kelembagaan organisasi profesi IAI, ada proses organisasi yang perlu dilalui. Disatu sisi teman sejawat di BPOM itu, wanti-wanti meminta agar jangan disebutkan identitasnya.

Tidak mudah memang menggali persoalan recruitment CPNS di lembaga pemerintah. Kalau dibaca aturan pelaksanaannya semua sudah sesuai dengan SOP dan ketentuan yang berlaku. Mengedepankan prinsip transparansi, profesional.

Namun tidak pula dipungkiri ada ruang Kebijakan dari pengambil keputusan, yang disamping bersifat obyektif juga tidak terlepas dari subyektifitas kebijakan.

Isu zero apoteker di BPOM, sayup-sayup sampai sebenarnya sudah lama didengar. Tetapi belakangan ini, sudah semakin keras dan sudah menjadi pembicaraan di kalangan elite BPOM.

Mereka tidak berdaya atas kebijakan Kepala BPOM, yang memang kebetulan bukan seorang apoteker tetapi sarjana Teknik lingkungan dari ITB. Memang sudah beberapa periode Ka. BPOM tidak dipimpin oleh apoteker, silih berganti dengan dokter, dan sarjana lainnya.

Apoteker Sampurno adalah Ka. Badan POM pertama yang membidani perubahan Ditjen POM menjadi BPOM. Beliau cukup lama sebagai Ka.BPOM dan meletakkan landasan yang kuat untuk perjalanan BPOM selanjutnya.

Dalam perjalanannya BPOM berkembang pesat. Para apoteker meniti karier dengan Career Path yang jelas, sampai ke Balai-Balai POM di daerah. Agar para apoteker itu dapat bekerja fokus di BPOM, maka apoteker BPOM tidak boleh merangkap sebagai Penanggung Jawab Apotik.

Halaman:

Editor: Karyanto

Sumber: apt. Chazali H. Situmorang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X