• Minggu, 4 Desember 2022

Menjadikan Jamu Sebagai Ikon Wellness Tourism di Indonesia. Banyak Kelebihannya!

- Rabu, 21 September 2022 | 18:55 WIB
Bersama Ketua KOJAI di Pasar Jamu Nguter Sukoharjo, Jawa Tengah. Geliat Jamu terus melaju. (Karyanto- ObatNews)
Bersama Ketua KOJAI di Pasar Jamu Nguter Sukoharjo, Jawa Tengah. Geliat Jamu terus melaju. (Karyanto- ObatNews)

Padahal Presiden Indonesia, Joko Widodo sudah menjadi ‘brand ambassador’ Jamu melalui Vlog Jamu yang menjadi viral- yang menceritakan kebiasaan Pak Jokowi minum Jamu ramuan: Jahe, Kunyit dan Temulawak yang dikonsumsi secara rutin.

Semestinya, budaya minum Jamu dari orang nomor satu di Indonesia ini, juga dapat dijadikan motivasi untuk dijadikan budaya minum Jamu oleh seluruh masyarakat Indonesia. Presiden saja minum Jamu!

Melihat fenomena ini, Karyanto- yang juga lebih dari 10 tahun berkarir sebagai wartawan ini, ingin berpartisipasi mengembangkan literasi Jamu melalui media online JamuDigital (www.jamudigital.com). Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun sebagai praktisi komunikasi public- diberbagai perusahaan bidang farmasi dan alkes di Indonesia, maka sejak awal tahun 2017 mendirikan JamuDigital

Karyanto setiap hari menggemakan potensi Jamu melalui media online dan jaringan media sosial JamuDigital- untuk membantu memperkuat brand Jamu Indonesia dan akses pasar digitalnya melalui www.jamudigital.com

Menurut dia, potensi bahan alam di Indonesia dengan meninjau dari sejumlah aspek, yaitu tiga aspek: Genetic resources, Traditional knowledge, Herbal medicine product.

Aspek Genetic resources merujuk pada keanekaragaman hayati di Indonesia. Dengan lebih dari 30.000 spesies tanaman, Indonesia dikenal sebagai negara mega biodiversitas ke-5 di dunia (LIPI, 2015). Sekitar 9.600 tanaman berkhasiat sebagai obat.

Aspek Traditional knowledge didasarkan pada hasil penghimpunan informasi oleh Riset Tumbuhan Obat dan Jamu (RISTOJA). Menurut data yang diperoleh RISTOJA, terdapat sekitar 25.821 ramuan dan 2.670 spesies tumbuhan obat. Data tersebut diperoleh setelah meneliti 303 etnis yang tersebar di 24 provinsi di Indonesia (Laporan Ristoja B2P2TOOT, 2015).

Baca Juga: Pengembangan Pariwisata Melalui Penguatan Layanan Kesehatan Primer. Wellness Tourism Akan Semakin Moncer

Aspek Herbal medicine products dapat melihat jumlah NIE (Nomor Ijin Edar) obat tradisional. Data yang tersedia hingga September 2018, sebanyak 10.688 NIE (data base Badan POM). Dan kurang dari 5.000 simplisia yang digunakan untuk memproduksi obat tradisional.

Karyanto menilai potensi Jamu Indonesia benar-benar potensi yang dahsyat. Jamu harusnya jadi muatan kapal ekspor non migas, juga menjadi ‘senjata’ penembus pasar global ditengah era back to nature masyarakat dunia apalagi di era COVID-19.

Halaman:

Editor: Karyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X