• Minggu, 4 Desember 2022

Menjadikan Jamu Sebagai Ikon Wellness Tourism di Indonesia. Banyak Kelebihannya!

- Rabu, 21 September 2022 | 18:55 WIB
Bersama Ketua KOJAI di Pasar Jamu Nguter Sukoharjo, Jawa Tengah. Geliat Jamu terus melaju. (Karyanto- ObatNews)
Bersama Ketua KOJAI di Pasar Jamu Nguter Sukoharjo, Jawa Tengah. Geliat Jamu terus melaju. (Karyanto- ObatNews)

Tidak banyak negara dengan potensi sehebat Indonesia. Ini juga potensi untuk dijadikan bagian penting dari medical tourism. Lantas mengapa jamu Indonesia belum naik kelas menjadi bagian dari Jaminan Kesehatan Negara (JKN)?

Sebagaimana yang telah diketahui, China sangat kuat dengan tradisi Traditional China Medical (TCM), India memiliki ayuverda, Jepang memiliki kampo. Negara tetangga, Malaysia juga punya produk herbal tongkat ali.

Dengan sinergi meletupkan semangat ‘bambu runcing’ sebagai metafora merujuk ‘sikap maju tak gentar’, Karyanto yakin, Indonesia dapat menjadi negara kuat di bidang pengembangan obat herbal, ramuan jamunya mengalir melintas berbagai benua, menyehatkan masyarakat dunia.

Dalam perjalanannya mengembangkan literasi jamu, Karyanto tidak segan untuk menyempatkan diri mencari produk herbal Indonesia atau sekedar membandingkan herbal di negara-negara yang pernah ia kunjungi.

Empon-Empon Indonesia seperti jahe, kunyit, temulawak dan kencur yang berkhasiat melawan virus corona.

Baca Juga: Satu Syarat Wellness Tourism di Indonesia Tersedianya Produk Obat Tradisional

Jamu sebagai Nation Branding
Konsep nation branding pada prakteknya dapat menjadi pilihan strategi komunikasi pemasaran untuk memperkuat citra produk Indonesia- yang unik dan komprehensif. Komunikasi nation branding yang terencana, mampu membawakan nilai-nilai baik kepada masyarakat internasional terhadap citra Indonesia.

Imbal baliknya adalah mempermudah strategi komunikasi ‘product branding’. Nation branding adalah usaha membangun dan menjaga citra suatu negara secara holistik, yang dibentuk melalui internal dan eksternal yang berbasis pada nilai dan persepsi positif.

Saling berinteraksinya antara product branding dengan nation branding, seakan kita tidak dapat memisahkan keduanya. Sudah seperti satu paket, keduanya saling memberi pengaruh dan mempengaruhi.

Salah satu contoh bagaimana nation branding sangat mempengaruhi product branding adalah sado. Masyarakat Jepang yang selalui mengenalkan budaya minum teh hijau (sado) kepada para pengunjung.

Halaman:

Editor: Karyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X