• Minggu, 4 Desember 2022

FORNAS dan e-Catalogue Obat, Upaya Cegah Korupsi Tata Kelola Obat JKN

- Selasa, 20 September 2022 | 18:09 WIB
Menkes bersama Tim Fornas. Tujuan Fornas agar terjadi efisiensi penggunaan obat di dalam Sistem JKN. (Dok. Kemkes)
Menkes bersama Tim Fornas. Tujuan Fornas agar terjadi efisiensi penggunaan obat di dalam Sistem JKN. (Dok. Kemkes)

OBAT NEWS- Pengelolaan obat dalam rangka untuk menjalankan sistem Jaminan Kesehatan Nasional harus dikelola dengan baik, sehingga aspek manfaat dan efisiensi dapat tercapai.

Mengingat komponen obat di dalam Sistem JKN menjadi salah atu faktor penting, dan besaran anggarannya juga termasuk yang paling besar.

Ditjen kefarmasian dan Alat Kesehatan melalui Direktorat Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian mengadakan pertemuan Audiensi Tim Formularium Nasional (Fornas) dengan Menteri Kesehetan RI yang dihadiri 17 orang dari Tim Fornas dan 20 orang Kementerian Kesehatan.

Dalam penyusunan Fornas, dibentuk Komite Nasional yang bertanggung jawab kepada Menteri Kesehatan, yang terdiri atas unsur Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, BKKBN, BPJS Kesehatan, organisasi profesi, dan tenaga ahli.

Baca Juga: Kemkes Kawal Pengembangan 10 Bahan Baku Obat Kimia Produksi Dalam Negeri. Ketahanan Farmasi Terus Diupayakan

Pada pertemuan ini, Menteri Kesehatan mengapresiasi peran aktif dan kerjasama seluruh Tim Fornas sejak tahun 2013 hingga saat ini dan berharap agar Tim Fornas tetap bersifat independen dan bebas dari konflik kepentingan, serta memegang komitmen dalam menerapkan kriteria pemilihan obat yang berbasis bukti ilmiah dengan tetap mempertimbangkan rasio manfaat-biaya (benefit cost – ratio) dan rasio manfaat- risiko (benefit – risk ratio).

Fornas merupakan daftar obat terpilih yang menjadi acuan penulisan resep dan sebagai instrumen kendali mutu kendali biaya dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ditjen kefarmasian dan Alat Kesehatan melalui Direktorat Pengelolaan dan Pelayanan kefarmasian mengadakan pertemuan Audiensi Tim Formularium Nasional (Fornas) dengan Menteri Kesehatan RI pada 13 September 2022.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi peran aktif dan kerjasama seluruh Tim Formularium Nasional sejak tahun 2013 hingga saat ini.

Menkes berharap agar Tim Formularium Nasional tetap bersifat independen dan bebas dari konflik kepentingan, serta memegang komitmen dalam menerapkan kriteria pemilihan obat yang berbasis bukti ilmiah dengan tetap mempertimbangkan resiko manfaat-biaya (benefit cost-ratio) dan rasio manfaat- resiko (benefit-risk ratio).

Formularium Nasional (Fornas) adalah daftar obat yang disusun berdasarkan bukti ilmiah mutakhir oleh Komite Nasional Penyusunan Fornas. Obat yang masuk dalam daftar obat Fornas adalah obat yang paling berkhasiat, aman, dan dengan harga terjangkau yang disediakan serta digunakan sebagai acuan untuk penulisan resep dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Halaman:

Editor: Karyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OGBdexa Market Leader dengan TKDN yang Tinggi

Rabu, 9 November 2022 | 17:49 WIB

Terpopuler

X